Territory makan pada umumnya berdampingan dengan ruangduduk dan dapur atau wash room. Aktivitas yang terjadi di region makan adalah persiapan makan, makan dan minum, "ngobrol", hingga aktivitas menonton TV. Ada pula yang menyukai melakukan kegiatan makan di ruangan terbuka karena part Sarapan di meja teras tanpa atap atau mengundang tamu untuk makan pagi di teras belakang yang menyatu dengan taman tentu saja part kesan yang berbeda. Pada kesempatan khusus suausana makan dapat dibuat lebih berbeda dengan menggunakan peranti makan koleksi uncommon dan rangkaian bunga yang menambah semarak suasana sesuai dengan tema-tema khusus yang dipilih.
Interior Design Ruang Makan
Dalam kasus apartemen dengan luasan ruang yang terbatas biasanya menggabungkan range untuk makan dengan aktivitas pengantarnya sehingga acapkali digabung dengan storeroom dan ruang duduk. Pemisahan zone di sekitarnya dapat dilakukan secara tersamar yang dengan membuat pengolahan elemen inside seperti dinding, lantai dan plafond. Sedangkan untuk rumah tinggal lebih fleksibel karena memiliki keleluasaan dalam penempatannya. Konsep yang lebih pintar dapat diterapkan dengan membuat konsep ruang makan semi open air dengan memanfaatkan teras sebagai kepanjangan dari ruang dalam.
Elemen utama untuk range makanadalah furniture yang berupa kursi jual ruang makan dan meja makan. Jumlah kursi makan sebaiknya disesuaikan dengan banyaknya anggota keluarga. Untuk range makan yang sempit, pengguanaan meja makan kaca dengan kursi makan yang disainnya sederhana dapat memberikan kesan ruangan yang lebih lega. Penambahan cermin di zone makan yang sempit dapat part kesan manipulasi yang membuat ruangan seolah-olah dua kali lebih besar.
Range makan yang terletak di teras atau di halaman dalam, umumnya menggunakan furniture kayu yang part kesan menyatu dengan alam. Pilihlah furniture yang kuat dan gampang dibersihkan karena range makan yang tidak berada di tempat tertutup, mudah terkena debu sepanjang hari dan retan terhadap pergantian cuaca.
Dinding range makan dapat dibuat cantik dan menarik dengan mengolah salah satu dinding secara khusus dengan tampilan trimming ornamen atau lukisan yang menarik sebagai eye getting ruangan. Selain itu, pembuatan jendela tinggi dengan kaca transparan seukuran pintu, atau membuat jajaran jendela-jendela berukuran sedang memungkinkan masuknya sinar matahari ke dalam ruangan.
Interior Design Ruang Makan
Untuk palfon dan framework pencahayaan, lampu downlight dengan dimmer dapat digunakan pada plafond datar sehingga cahaya dapat diatur sedemikian rupa leh kita sendiri. Pencahayaan di seputar range makan dapat difokuskan pada permukaan meja yang dapat dicapai dengan menggunakan lampu gantung yang arah pancrannya tepat dengan inclination lampu yang memperjelas makanan. Pengolahan plafon untuk tempat makan semi open air perlu dikaukan agar makanan di meja makan tetap terjaga kebersihannya.
Warna dalah elemen tambahan yang perlu di perhatikan. Beberapa warna tertentu dapat merangsang selera makan seperti warna merah. Warna ini memiliki intensitas yang sangan kuat. Karena itu, sebaiknya warna merah hanya digunakan sebagai aksentuasi sajaatau sebagai aksesoris dalam penataan ruang makan.
Bersantap di Courtyard
Ruang makan tidak harus berada di dalam sebuah ruangan dalam rumah. Adanya patio/taman dalam dapat diamanfaatkan untuk mendapatkan suasana alami dan segar sehingga suasana bersantap menjadi lebih menyenangkan.
Format ruang
Ruang makan ini terletak di teras lebar yang mengadap langsung ke patio/taman dalam dan kolam. Territory terbuaka ini diapit oleh selasar dan kamar-kamar tidur pada sisi kiri dan kanannya. Dengan design ini, suasana bersantap jadi lebih nyaman dengan adanya pemandangan lepas kea rah tanaman hijau, suara gemercik air terjun di kolam, semilir angin dari aliran udara yang leluasa dan cahaya alami yang memberikan efek menenangkan. Ruang makan ini juga dirancang menyatu dengan storeroom di bagian belakangnya untuk memudahkan sirkulasi dan aktivitas karena kedua ruangan mempunyai hubungan yang erat.
Konsep Courtyard
Sejak awal perencanaan hunian, pemilik suda mengangan-angankan adanya patio/taman dalam yang dikelilingi oleh ruang-ruang utama hunian seperti ruang duduk, ruang makan dan kamar tidur sehingga territory terbuka ini menjadi pusat orientasi. Territory ini sengaja tidak dinaungi oleh bidang atap apapun agar pemilik merasakan sensasi perubahan lingkungan di dalam rumah seperti derasnya hujan, kencangnya angin sampai serangga yang sering masuk ke dalam rumah. Selain ditanami rumput, biasanya lantai yard inclination ditutup dengan perkerasanseperti keramik atau batu alam tetapi ada juga yang dibuat berupa kolam ikan dan tanaman airnya. Untuk mengurangi teriknya cahaya matahari maupun cipratan air hujan kea rah ruang makan, pemilik membangun wash bowl yang disekat dengan rumpun tanaman Calathea. Material yang dipilih juga tahan terhadap air sekaligus menegaskan kesan tropis di region ini seperti bilah kayu penutup lantai, batu-batu koral yang mengelilingi rumput dan batu andesit yang menghias kolam.
